4 Jenis Motherboard dan Perkembangannya yang Pernah Ada




Distributor Pulsa Electrik Termurah
Motherboard atau mainboard adalah dua nama yang sama menjadi salah satu perangkat keras sebagai papan induk yang penting dari komponen CPU. Mengapa? Semua komponen tidak akan hidup kalau tidak saling terhubung satu sama lain. Makanya peran motherboard sangat dibutuhkan untuk membuat komponen lain tersebut saling terhubung.

Sebenarnya motherboard atau moniboard ini adalah jenis dari PCB atau singkatannya Printed Circuit Board,ialah papan elektronik standar yang sering digunakan untuk sistem elektronik. Terdiri dari bermacam-macam socket dan slot, semacam slot PCI, SATA, Socket LAN, dan banyak jenis lainnya.
Sedangkan fungsi dari motherbroad sendiri, dengan fungsi utamanya untuk menyususun semua komponen-komponen komputer agar saling terhubung, semacam, RAM, Harddisk, VGA, Fungsi LAN Card, Processor, chipset,dan jenis-jenis socket yang di butuhkan juga beberapa slot untuk satu komputer.

Untuk jenis-jenisnya motherboard memiliki banyak jenis. Mulai dari yang jadul sampai modern sekarang umumnya jenis motherboard dibedakan dari ukuran motherboard itu sendiri. Dan sebagian besar komputer juga membutuhkan ukuran motherboard yang sesuai. Di bawah ini ada beberapa jenis komputer dan perkembangannya yang pernah ada dari versi lama hingga sekarang:

1. Motherboard AT / AT Baby


Motherboard AT / AT Baby

Motherboard jenis pertama yang sering di kenal dengan nama AT Baby. Merupakan jenis motherboard klasik yang sekarang sudah di tinggalkan oleh para penggunanya. Motherboard AT ini di ciptakan dan di kembangkan oleh IMB dengan tujuan untuk mendukung Prosessor Pentinium 2 sebelum tahun 1990-an.
Kalau ingin membandingkannya dengan versi selanjutnya jelas motherboard ini masih banyak kekurangannya, seperti dari ukurannya yang masih cukup besar juga cepat panas saat digunakan. Dan sekarang jenis motherboard ini seolah tertelan zaman, sudah jarang yang menggunakan jenis motherboard ini. Karena sudah tidak sesuai dengan sistem teknologi susunan CPU juga perangkat keras komputer sekarang ini.

2. Motherboard ATX


Motherboard ATX

Ini adalah jenis motherboard kedua yang sesudah nenek moyangnya yaitu motherboard AT. ATX atau Advance Technology Extended merupakan motherboard yang dikembangkan dari jenis pertama yang ada yang masih memiliki banyak kekurangan. Motherboard ATX sudah menjadi motherboard dengan jenis standart yang sudah di gunakan di seluruh dunia. Dan memiliki banyak jenis, semua dibedakan berdasarkan jenis ukurannya, diantaranya:

Standard ATX
Motherboard yang sering digunakan pada komputer juga laptop. Motherboard jenis ini memiliki ukuran panjang 305 mm, lebar 224 mm. Motherboard ini juga punya AGP konektor termasuk juga PCI connector.

Micro ATX
Serasi dengan nama yang dimilikinya, jenis motherboard ini memiliki bentuk lebih kecil dibandingkan dengan jenis standartnya yang lain. Motherboard ini memiliki ukuran 244 mm x 244 mm.
Karena ukuran yang sangat kecil inilah motherboard micro ATX ini cocok dengan notebook yang secara fisik ukurannya kecil dan tak memerlukan spesifikasi yang tinggi. Micro ATX juga termasuk jenis motherboard yang murah juga ekonomis.

Flex ATX
Selanjutnya Flex ATX yang dirancang untuk komputer dengan desain yang fleksibel, dan bisa disesuaikan sesuai kebutuhan. Dan memiliki 2 PCI connector.

Mini ATX
Memiliki ukuran yang hampir sama dengan Micro ATX, dengan ukuran yang dimilikinya 284 mm x 208 mm. Relative kecil bukan? Sekarang ini motherboard jenis ini banyak digunakan untuk PC kecil, dan juga notebook yang ada.

3. Motherboard BTX

Motherboard BTX

BTX kependekan dari Balanced Technology Extended. Sama dengan namanya, motherboard jenis ini memiliki keseimbangan saat digunakan oleh penggunanya.
Dengan susunan yang seimbang dengan sistem komputer, inilah keunggulan dari motherboard BTX. Yang mampu mengatur keseimbangan sirkulasi udara yang berada di komputer, juga dapat mengendalikan suhu panas. Dan motherboard jenis ini memiliki banyak perkambangan versinya berikut:

BTX Standar
BTX standar adalah jenis motherboard yang memiliki ukuran standar yaitu 325 x 267 mm. Masih terbilang cukup besar dibandingkan dengan ATX.
Walaupun ukuran yang dimilikinya cukup besar, motherboard ini punya kemampuan menjaga sirkulasi udara panas dengan baik dalam komputer, dan bisa meminimalkan bila terjadi overheating.

Micro BTX
Micro BTX ini sama dengan standart BTX baik dari segi keunggulan maupun fungsi yang dimilikinya. Perbedaannya terdapat pada ukurannya yaitu 264 x 267 mm.

Pico BTX
Pico BTX ini adalah versi min I dari  BTX. Dengan ukuran 264 x 203 mm yang jauh lebih kecil dari ukuran motherboard BTX yang lain.

4. Motherboard ITX

ITX Motherboard, jenis motherboard ini sangat berbeda dengan yang lain, ukuran yang dimiliki motherboard pada umumnya cukup besar sekitar 200 sampai 300 –an mm. Untuk motherboard yang satu ini memiliki ukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan yang lainnya. Dengan kepanjangan yang disandang Information Technology Extended.
Juga didukung oleh Via, yaitu yang mempunyai factor dengan level kecil, ukuran yang dimilikinya sangat cocok untuk PC ukuran mini, atau juga PC tablet yang kecil. Dan motherboard ini juga memiliki versi berbeda yaitu diantaranya:

Mini ITX


Mini ITX

Dari format ITX yang memiliki dimensi  kecil. Dengan bentuk persegi dan pantang sisinya 170 mm, sangat kecil bukan? Ini sangat cocok untuk tablet  PC juga PC mini anda.

Nano ITX


Nano ITX

Tunggu dulu jangan simpulkan kalau mimi ITX yang paling kecil ukurannya? Nano ITX punya ukuran lebih kecil lagi bahkan mungkin motherboard terkecil yang pernah ada, bentuknya sama persegi dengan ukuran lebih kecil dari mini ITX dengan perbandingan 50 mm. Ukuran Nano ITX 120 mm tiap sisinya.


Cara Merawat Motherboard

Cara Merawat Motherboard

Secara dasarnya komponen yang satu ini tidak mudah mengalami kerusakan. Meski demikian, bila cara merawatnya tidak sesuai, maka akan terjadi kerusakan yang bermacam-macam pada motherbord.
Jika terjadi kerusakan pada motherboard, kita akan mengalami uang bengkak? Kenapa? karena biaya untuk memperbaiki atau membeli yang baru terbilang mahal. Kalau induknya mengalami masalah besar kemungkinan akan menyebar pada komponen komputer lainnya yang saling terhubung tersebut.
Jika anda tidak ingin mengalami mimpi buruk tersebut, alangkah baiknya kita mengetahui cara bagaimana merawat motherboard dengan baik supaya bisa meminimalkan terjadi kerusakan. Berikut ada beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk merawat motherboard:

1. Jangan gunakan komputer anda untuk operasi diluar kemampuannya, apalagi sampai terjadi overheating, ini bisa mengakibatkan kmeungkinan besar IC terbakar atau komponen yang lain hingga motherboard jadi rusak
2. Letakkan motherboard di tempat yang bersih supaya tidak menghambat proses pendinginan
3. Dilarang menjatuhkan motherboard apalagi dengan keras.
4. Selalu periksa apakah komponen,socket, slot nya tersambung dengan baik.
5. Disarankan pakailah volt stabilizer agar daya dan tegangan listrik bisa stabil.

Baca juga:

Teknologi Masa Kini yang Super Canggih dan Ternyata sudah digunakan di Zaman Dahulu

Begitulah pembahasan mengenai beberapa jenis motherboard yang pernah ada serta perkembangannya. Mulai ukuran hingga kelebihan yang bisa anda rasakan saat menggunakannya. Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat mencoba. Sukses selalu, sampai jumpa di artikel pembahasan selanjutnya.










Responses

0 Respones to "4 Jenis Motherboard dan Perkembangannya yang Pernah Ada"

Posting Komentar

 

Kontributor

Followers

Artikel Terbaru

    © 2012 Segawe Cyber - All Rights Reserved | Design by Mas Farid - Powered by Blogger